Model View Controller (MVC)

15 03 2011

Model View Controller (MVC) merupakan arsitektur yang sangat berguna dalam melakukan pengembangan sistem. Arsitektur ini memisahkan antara bagian tampilan dengan bagian back office dari pemrograman. Arsitektur ini terdiri dari tiga bagian: Bagian Model yang bertugas untuk mengelola berbagai model yang diperlukan oleh aplikasi, Bagian View yang bertugas untuk mengelola tampilan aplikasi, dan Bagian Controller yang bertugas untuk menghubungkan antara Bagian Model dengan Bagian View. Arsitektur MVC ini umumnya dipisah-pisah menjadi class – object – component tersendiri, dimana pemrograman berbasis object seperti Java mengijinkan untuk menerapkan struktur seperti itu.

Bagian Model menampung berbagai class – object – komponen yang berjalan di bagian belakang dari sistem dan umumnya tidak bisa dilihat prosesnya oleh user. Bagian model ini banyak berisikan bagian-bagian yang mengelola data dengan sistem query database, mengambil dan menyimpan data, menghapus data, mengurutkan data, mencari data, dan proses lainnya yang berhubungan dengan pengelolaan data. Bagian ini juga dapat berisikan model yang menampung berbagai metode pemodelan data, metode control, metode pengolahan citra, dan metode-metode lainnya.

Bagian View, sesuai dengan namanya, merupakan bagian yang dapat dilihat dan dapat dikelola oleh user misalnya dengan meng-klik, men-drag, men-drop bagian-bagian yang ada dalam bagian ini. Bagian ini umumnya terdiri dari tombol-tombol, tabs, check list, combo box, teks, radio button, list, tabel, dan lain-lain.

Bagian Controller adalah bagian yang menghubungkan antara Bagian View dan Bagian Model. Bagian ini umumnya menangani request yang disampaikan user melalui Bagian View untuk mencari padanan model yang sesuai dengan request tersebut. Bagian ini juga bertugas untuk menyampaikan hasil request kembali kepada user melalui bagian View, misalnya dalam bentuk list, teks, tabel, atau grafik.

Keuntungan dari penggunaan arsitektur MVC ini antara lain:
1. Lebih mudah u/ debugging dalam proses pembuatan program
2. Lebih mudah dirawat dan dikembangkan
3. Sesuai apabila project dikerjakan oleh sebuah tim
4. Tingkat penggunaan kembali (reusability) dari coding sangat tinggi


Actions

Information

2 responses

22 03 2011
renata

permisi, saya sedang menyusun ta tentang opinion mining, blh saya minta email anda untuk sedikit bertanya ttg info2 yg bs saya dapat? trm ksh sblmnya.

5 10 2011
Yudi Agusta

Silahkan dilihat pada vitae di blog saya ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: