Thoughtful Life

4 10 2010

Thoughtful life kalau diartikan ke dalam Bahasa Indonesia adalah hidup yang penuh pemikiran. Hidup yang penuh pemikiran (thoughtful life) menurut saya merefer pada hidup yang penuh dengan pemikiran-pemikiran yang ideal dalam merencanakan apa yang akan dilaksanakan di masa yang akan datang sebelum kegiatan-kegiatan tersebut benar-benar terjadi. Hidup yang penuh pemikiran (thoughtful life) kalau dilihat ke dalam lagi mungkin mempunyai beberapa turunan arti yang terkait seperti: terencana, sempurna, kaku, membantu, merepotkan, memusingkan, melelahkan.

TERENCANA: semua kegiatan yang akan dilaksanakan akan dilakukan dengan membuat rencana terlebih dahulu, walaupun mungkin rencana itu tidak tertuliskan, tetapi dalam setiap kegiatan pasti akan ada pertanyaan, bagaimana kita akan melakukan kegiatan itu, sebelum kegiatan itu benar-benar sudah waktunya untuk dilaksanakan.

SEMPURNA: kesempurnaan biasanya akan muncul dalam hidup yang penuh pemikiran. Semua yang direncanakan pasti sudah memikirkan aspek baik buruk yang mungkin terjadi, walaupun nantinya pada realitasnya kegiatan tidak akan berlangsung semuanya sesuai rencana, tetapi secara garis besar, kesempurnaan kegiatan akan bisa dicapai.

KAKU: rencana yang ada terkadang membuat suatu kegiatan menjadi terkungkung pada hal-hal tertentu saja, dan dari keadaan tersebut, hidup yang penuh pemikiran umumnya mengesankan kekakuan dalam menjalani aktivitas.

MEMBANTU: rencana dan pemikiran yang sudah tertuang, akan sangat membantu banyak orang dalam melakukan apa yang seharusnya dilakukan dalam menyelesaikan kegiatan. Semua orang tidak akan saling tanya apa yang harus dilakukan, atau siapa yang seharusnya menyelesaikan permasalahan yang ada.

MEREPOTKAN: bagi sebagian orang hidup dengan penuh pemikiran adalah sesuatu yang merepotkan. Karena di Indonesia, kelihatannya banyak orang yang senang untuk hidup lebih santai. Poin yang bagus sebenarnya, asal tidak keterlaluan. Santai, tapi terencana juga suatu konsep yang bagus.

MEMUSINGKAN: membuat rencana artinya kita harus memeras otak terhadap hal-hal yang belum terjadi. Hal ini tentu akan cukup memusingkan apabila kita tidak terbiasa dengan itu. Tetapi pusing di awal, akan jauh lebih bagus daripada pusing di akhir. Tetapi ada juga yang mengatakan kalau kegiatan bisa selesai tanpa pusing di awal dan di akhir, kenapa harus dari awal untuk berpusing-pusing. Ya, itu benar. Tetapi umumnya akan selalu ada pusing di akhir, kalau kita tidak berpusing ria di awal dalam melakukan perencanaan.

MELELAHKAN: membuat rencana adalah suatu yang cukup melelahkan, apalagi orang-orang di sekitar kita tidak mendukung dalam melakukan perencanaan dan dalam menjalankan/mengeksekusi perencanaan tersebut. Akan sangat-sangat melelahkan.

Beberapa konotasi dari hidup yang penuh pemikiran (thoughtful life) memang ada positif ada negatifnya. Dari pengamatan saya selama ini, kalau kita hidup di Indonesia, mempunyai hidup yang penuh pemikiran (thoughtful life) akan sangat cukup melelahkan, karena yang bisa saya lihat, kebanyakan masyarakat umum di Indonesia, menyerahkan hidup begitu saja pada waktu dan berpikir pada saat kejadian tersebut benar-benar terjadi. Sangat jarang yang mungkin bertanya ‘kenapa’ dan ‘bagaimana’ dalam menentukan langkah yang diambil. Konsep ‘Asal Bapak Senang (ABS)’ dalam menjalani kegiatan baik di kantor, ataupun organisasi kemasyarakatan yang masih sangat kental sekali, merupakan salah satu contoh kenapa Thoughtful Life tidak begitu bisa diterapkan di Indonesia.

Thoughtful life mungkin banyak kaitannya juga dengan knowledge base society, yang sekarang ini banyak diterapkan di negara-negara maju dan negara-negara yang menuju ke sana. Konsep melayani orang lain atau providing services to people saya rasa juga berawal dari konsep thoughtful life ini. Bagaimana memikirkan orang lain agar mereka juga bisa berbahagia. Kalau kita bisa saling memikirkan orang lain, dan tidak hanya memikirkan diri sendiri, tentu juga hidup di dunia ini akan sangat indah dan menyenangkan.

Ini hanya sekedar pemikiran dari kaca mata saya, mudah-mudahan bermanfaat.


Actions

Information

One response

20 10 2010
PERTAMAX

PErtamax….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: