A Trip To Lovina Beach

24 09 2009

Petunjuk menuju Pantai Lovina ada di bagian bawah tulisan ini.

Dalam liburan Idul Fitri tahun 2009 ini, kami tidak sempat untuk melakukan travelling kemana-mana padahal kami sekeluarga mendapat kesempatan libur hari raya beberapa hari. Di samping karena hujan, beberapa hal terkait dengan urusan rumah, membuat kami tidak bisa bepergian. Tetapi, berikut saya tuliskan sedikit perjalanan yang sempat kami lakukan beberapa bulan yang lalu ke Pantai Lovina, Buleleng, untuk memberi kesempatan pada Aya dan Kiya melihat dolphin.

Awalnya kami ingin memanfaatkan fasilitas hotel Melka, yang mempunyai dolphin di dalam kolam renang mereka, dan pengunjung yang menginap di hotel tersebut mempunyai kesempatan untuk berenang bersama dolphin. Tetapi setelah dikonfirmasikan, ternyata harga hotel dan paket untuk berenang bersama dolphin lumayan mahal. Hal itu mengurungkan niat kami dan akhirnya kami memilih untuk melihat dolphin di lautan lepas, sebagai gantinya.

PenginapanKami menginap di sebuah hotel di dekat pantai Lovina, di main street lokasi wisata Lovina, tempat wisatawan manca negara menikmati kunjungan mereka. Hotelnya sangat friendly terhadap tamu berkeluarga. Kami memesan penginapan dengan dua kamar. Kamarnya lumayan luas dan mereka memiliki fasilitas kolam renang, yang tentu saja tidak disia-siakan oleh kami, khususnya Aya dan Kiya. Sesampai di hotel, kami langsung berganti pakaian, mempersiapkan diri untuk berenang dengan sunscreen dan gogle, dan off, kami pun berenang sepanjang sore. Malamnya, kami berjalan-jalan di sekitar hotel, dan ternyata memang banyak sekali restoran di sekitar hotel kami tersebut. Banyak wisatawan manca negara yang menikmati makan malam di sana sambil menikmati alunan life music yang disediakan. Kami memesan beberapa makanan untuk santap malam. Aya, Kiya, Maminya anak-anak, dan saya sangat menikmati makan malam tersebut. Setelah puas dengan hidangan yang disajikan, kamipun melanjutkan jalan-jalan sebentar, sebelum akhirnya kembali ke hotel tidak terlalu malam, karena wisata dolphin yang sudah kami pesan mengharuskan kami untuk bangun pagi-pagi sekali. Paket wisata dolphinnya sendiri sudah kami pesan sebelumnya melalui petugas hotel.

Kolam RenangMakan Malam

Besoknya pagi-pagi sekali, sebelum matahari terbit, kami sudah bangun sebelum dibangunkan oleh pegawai wisata dolphin yang sebenarnya sudah janji menjemput dan membangunkan kami ke kamar hotel. Di tengah kegelapan kami jalan menuju ke pelabuhan kecil yang sudah siap membawa para wisatawan untuk berburu melihat dolphin. Karena gelapnya, Kiya sampai tersandung batu dan terjatuh. Tapi insiden itu tidak menyiutkan kami untuk menikmati perburuan kami melihat dolphin. Dengan life jacket yang terpasang di badan, kami pun naik ke perahu kecil ‘jukung’. Dan beginilah, kami berlayar ke tengah lautan, yang di tengah perjalanan sendiri, matahari sudah mulai terbit, dan kamipun menikmati pemandangan sunrise yang muncul tersebut di atas perahu.

Ready For DolphinBeautiful Sunrise

Perburuan kami melihat dolphin sempat sedikit meragukan, karena sekitar 30 menit berlayar, kami belum juga melihat satu dolphinpun. Bapak tukang perahu, terus saja menjalankan perahunya sampai ke tengah lautan. Dan setelah berharap-harap cemas begitu lamanya, akhirnya dolphinpun bermunculan. Awalnya satu, dua, kemudian bergerombolan. Kebetulan kelompok perahu yang ada di sekitar kami tidak begitu banyak dan berpisah dari kelompok besar yang ada. Jadi kamipun bisa melihat dolphin yang muncul dari jarak yang sangat dekat. Kiya yang tadinya cukup cemas dengan naik perahu kecil ke tengah lautan, terakhir sampai berteriak teriak melepaskan genggaman tangannya ke perahu, menunjuk pada dolphin yang muncul beberapa kali. Satu kesempatan, bahkan perahu kami sempat berlayar berdampingan mengikuti arah berenangnya dolphin yang muncul. Sangat mengesankan. Aya dan Kiya ingat sekali, jenis dolphin yang berhasil kami lihat. Namanya Dolphin: Dolphin Moncong Botol.

Dolphin 1Dolphin 2Dolphin 2

Setelah puas dengan kemunculan dolphin tersebut, kamipun memutuskan untuk balik kembali ke hotel, dan menikmati sisa-sisa tamasya kami dengan berenang di kolam renang hotel, dan tamasya kuliner Buleleng, Nasi Ibu Juk dan Sate Pelecing. Sebelum balik ke Denpasar, kami juga sempat massage dan berendam air panas di Mata Air Panas Banjar.

Travelling Bali Part 2 Direction: Untuk mencapai Pantai Lovina, Buleleng, anda perlu menuju kota Singaraja melalui daerah Bedugul, Danau Beratan. Pantai Lovina terletak di sebelah barat kota Singaraja kira-kira perjalanan 10-15 menit dengan mobil, sebelum kota Seririt. Letak absolut Pantai Lovina dapat dilihat dengan membuka peta Pulau Bali melalui thumbnail peta di samping. Letak daerah tersebut tersebut ditandai dengan angka nomor [11].


Actions

Information

4 responses

16 09 2010
Esther Esti

Pak, boleh saya tahu hotel yg bapak dan keluarga gunakan waktu itu? saya sedang merencanakan ke lovina & belum memilih hotel. terimakasih utk infonya.

10 02 2011
Yudi Agusta

Saya lupa nama hotelnya, tapi posisinya ada di pinggir pantai. Masuknya lewat perempatan pusat pantai Lovina menuju ke arah pantai. Tempatnya bagus, di luar hotel suasana malamnya sangat menarik.

29 10 2009
Cok. Wulan

Paakkkk…seru banget nih kayaknya trip to Lovinanya….
Fotonya keren2 pak,…

29 10 2009
Yudi Agusta

Ya emang enak banget kalau diberi waktu relax untuk travelling.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: