Latent Class Cluster Analysis

29 07 2009

Latent Class Cluster Analysis merupakan nama lain dari Mixture Modelling yang berusaha memodel data yang ada menjadi beberapa cluster dengan umumnya berbasiskan pada distribusi Normal dan menggunakan model tersebut di kemudian hari untuk menentukan class yang mana yang cocok untuk suatu data/record yang baru. Misalnya: suatu konsumen supermarket yang baru, kira-kira masuk ke kelompok yang mana dari beberapa kelompok yang sudah dimodel menggunakan Latent Class Cluster Analysis ini.

Latent Class Cluster Analysis ini merupakan turunan dari Latent Variable Analysis, dengan perkembangan yang bisa digambarkan sebagai berikut:

Category (Latent Variabel , Variabel Dimodel)
Factor Analysis (Continuous, Continuous)
Latent Class Analysis (Categorical, Categorical)
Latent Class Cluster Analysis/Latent Profile Analysis (Categorical, Continuous)
Latent Trait Analysis (Continuous, Categorical)

Latent Class Analysis identik juga dengan Naive Bayes Method, tetapi dikembangkan tanpa supervisi.


Actions

Information

10 responses

10 09 2013
Rendra

Selamat pagi pak.
Saya mau tanya tentang LCC.
Data yang cocok dengan LCC kira – kira data yang seperti apa ya pak?

26 02 2014
Yudi Agusta

Banyak data yang bisa dimodel dengan LCC. Market Segmentasi juga merupakan salah satunya: mengelompokkan konsumen yang kita miliki menjadi beberapa kelompok berdasarkan pada karakteristik dari konsumen kita. Itu yang paling umum, dan masih banyak juga yang lainnya.

Regards,

17 03 2011
lusi

pak, apa bedanya pengelompokan dengan tabel kontingensi dengan pengelompokan dengan analisis latent class cluster untuk indikator kategori? memangnya ada apa pak dengan tabel kontingensi? Saya bingung hubungan antara variabel laten dengan tabel kontingensi tu apa?

5 10 2011
Yudi Agusta

Contingency Table digunakan untuk mencari relasi antar variabel kategori, sementara Laten Class Analysis merupakan metode pengelompokan yang mengakomodasi variabel kategori, dan variabel latennya sendiri bersifat categorical. Sehingga secara prinsip kedua-duanya adalah sama, hanya algoritma perhitungannya saja yang dilakukan dengan cara yang berbeda.

Semoga menjadi masukan.

30 08 2010
merry

salam pak,
pada artikel di atas terdapat : Latent Class Cluster Analysis/Latent Profile Analysis (Categorical, Continuous).. apakah ada perbedaan antara latent profile dengan LC cluster?? jadi Latent class cluster sendiri apa??
terimakasih pak..

31 08 2010
Yudi Agusta

Latent Class Cluster Analysis sama dengan Latent Profile Analysis. Penamaannya saja yang berbeda. Kalau yang pertama dilihat dari hasil Class Clusternya, sedangkan yang kedua dilihat dari hasil Class Clusternya dan karakteristik/profile dari Class Cluster yang dihasilkan. Pada intinya keduanya melakukan hal yang sama.

Demikian semoga menjawab.

8 03 2010
david

assalamu’alaikum pak, mau tanya, saya sedang mengerjakan TA dengan sngle pass clustering. mgkin Bapak ada sumber/referensi yang bisa membantu? mohon pencerahannya..

30 03 2010
Yudi Agusta

Single pass clustering adalah satu tipe clustering yang memasukkan data yang ingin di-cluster satu demi satu dan berusaha mengelompokkan data yang baru ke kelompok yang sama apabila banyak kesamaan yang didapat, atau membentuk cluster baru, bila tidak ada cluster yang sesuai untuk data yang baru tersebut.

Ada banyak referensi yang bisa diambil di internet. Saya juga berencana untuk menuliskan satu ulasan kalau ada waktu nanti.

Demikian sedikit dan semoga membantu

18 11 2009
Rizky

salam pak,
pak untuk model dasar latent class cluster analyisis yang variabel indikator yang campuran (categori dan continu) seperti apa y ? dan untuk penaksirannya kn menggunakan rumusan likelihood yg seperti apa ? juga pengelompokan posterior membershipnya seperti apa y rumus..mohon bantuannya pak…
terima kasih pak

30 11 2009
Yudi Agusta

Untuk rumus, mungkin forum comment ini tidak bisa menjelaskan semuanya. Mungkin bisa membuka halaman mix model yang juga tersedia di blog saya ini. Di sana dijelaskan beberapa tahapan untuk melakukan cluster analysis berbasis mix model.

Demikian dan semoga bisa membantu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: