Tirta Gangga: Swimming With The Fish

30 12 2008

Petunjuk menuju Tirta Gangga ada di bagian bawah tulisan ini.

Bulan Juli lalu, kami sekeluarga pergi ke Karangasem untuk menghadiri pesta pernikahan salah seorang karyawan teman kerja saya yang bekerja di sana. Sambil ke sana, akhirnya kami memanfaatkan waktu juga untuk berkunjung ke Tirta Gangga, sebuah kolam air yang ada di dekat tempat resepsi. Seperti biasa kami sudah menyiapkan berbagai hal termasuk swimming suits, cemilan, tikar, bahkan kami membawa bantal untuk tiduran.

Tirta Gangga Dad Aya KiyaTirta Gangga Aya Kiya Swimming

Dan begitulah, walaupun airnya dingin dan ada banyak sekali ikan-ikan kecil yang berenang di sana, kami terjun ke air, berenang bersama ikan-ikan tersebut. Kiya yang awalnya takut karena memang kolamnya agak sedikit dalam dibandingkan dengan ukuran badannya, akhirnya bisa mengatasi ketakutannya untuk berenang dari ujung ke ujung. Aya sejak dari awal sudah berenang ke sana kemari, dan di pertengahan membawa plastik sambil berenang dalam usahanya untuk menangkap ikan-ikan kecil itu untuk dibawa pulang. Kiya pun melihat keasyikan itu, akhir juga turut serta berlomba untuk berusaha menangkap ikan-ikan yang berkeliaran di sekitarnya. Walaupun air kolamnya lumayan dingin, kami berenang di sana sampai sekitar 2 jam-an. Mummy-nya yang tidak ikut berenang hari itu, cuman tidur-tiduran di tikar sambil membaca bacaan yang dibawanya.

Tirta Gangga Mum Aya Kiya 1Tirta Gangga Mum Aya KiyaTirta Gangga Aya KiyaTirta Gangga Ikan Koi

Tirta Gangga sendiri merupakan taman air yang merupakan milik keturunan raja Karangasem. Ada beberapa taman air yang tersedia di sana, dua di antaranya bisa digunakan untuk bermain. Dulu sewaktu saya sendiri masih kecil dimana taman bermain air itu hampir tidak ada, Tirta Gangga ini merupakan suatu alternatif taman air untuk berenang. Sekarang dengan banyaknya taman bermain air yang modern, maka Tirta Gangga tidak banyak lagi dikunjungi, padahal dari segi kualitas airnya, mmm, segar dan bening.

Travelling Bali Part 1 Direction: Untuk mencapai Tirta Gangga, Karangasem, anda hanya perlu menuju ke arah Kota Karangasem. Tetapi anda perlu untuk berbelok ke kiri di pertigaan sebelum masuk ke kota Karangasem, dimana belok ke kiri artinya anda akan menuju ke arah Abang, Kubu atau yang terjauh Singaraja. Sebelum pertigaan itu ada perempatan terlebih dahulu. Jangan dibingungkan oleh persimpangan tersebut. Letak absolut Tirta Gangga dapat dilihat dengan membuka peta Pulau Bali melalui thumbnail peta di samping. Letak daerah tersebut tersebut ditandai dengan angka nomor [7].

Advertisements




Happy Christmas and New Year 2009

24 12 2008

Dear All,

Wish you happy merry Christmas and New Year 2009. Hope the coming year will be the year that you are hoping you want to be.

Regards,
Yudi Agusta and Family





Halloween: Sakura and Itachi

23 12 2008

Acara halloween sekolah Aya dan Kiya sudah tiba. Mereka sibuk mencari kostum apa yang mereka ingin pakai saat acara tersebut. Karena kesukaan mereka untuk membaca komik Naruto, akhirnya Aya dan Kiya memutuskan untuk membuat kostum gaya Sakura dan Itachi. Yah begitulah, saya mempersiapkan kainnya, gambarnya sampai ke tukang jahit untuk mengukur ukuran badan mereka.

Akhirnya jadilah pakaian Halloween mereka dalam bentuk pakaiannya Sakura dan Itachi. Ini beberapa gaya mereka mengikuti jurus-jurus handal tokoh yang mereka perankan. Yang mengenakkan dari kostum yang dibuat tahun ini, adalah bahwa kostum ini menyerupai pakaian biasa, jadi masih bisa dipakai ke mana-mana, tidak seperti pakaian tahun lalu: Greek Goddess dan Dracula. Kemaren saat undangan acara pernikahannya temannya mum, mereka juga pakai pakaian ini, dan menarik cukup banyak perhatian, karena anehnya tersebut.

Halloween KiyaHalloween Aya KiyaHalloween AyaHalloween Aya Kiya 1Halloween Aya Kiya 2





Desa Budaya Kertalangu

16 12 2008

Petunjuk menuju Desa Budaya Kertalangu ada di bagian bawah tulisan ini.

Kertalangu Aya KiyaAwal bulan Juni lalu, di sela-sela kesibukan kami bekerja, kami menyempatkan menggunakan satu pagi kami di hari libur untuk pergi ke Desa Budaya Kertalangu, yang terletak di pinggiran kota Denpasar, karena kami mendengar Desa Budaya tersebut menyediakan jogging track yang bagus di tengah persawahan. Alhasil karena letaknya yang cukup dekat dari rumah kami, sekitar 5-10 menit berkendaraan, kamipun pergi pagi-pagi sekali, tanpa begitu banyak persiapan, hal yang tidak sering kami lakukan kalau kami bepergian.

Pertama-tama kami pergi ke tempat jogging, untuk mencoba jogging track melintasi kebun dan sawah. Jogging track ini cukup nyaman untuk dilalui. Suasana nyaman dan asri bisa dirasakan, karena sawah dan kebun masih dipelihara aktif oleh penduduk setempat. Jogging track itu ditata mengelilingi suatu area. Kami mengelilingi jogging track tersebut hanya sekali, karena jaraknya yang lumayan jauh.

Kertalangu Dad Aya KiyaKertalangu Mum Aya Kiya

Setelah selesai jalan santai, akhirnya kami duduk-duduk di sekitar kolam ikan. Ada banyak juga pengunjung yang datang untuk memancing di kolam ikan tersebut. Kami sendiri tidak mencobanya. Kata mereka, ikan yang mereka berhasil pancing bisa dikiloin atau digoreng dan dimakan di sana. Kami sendiri memilih untuk membeli jajanan dan minuman hangat, sambil melihat pemandangan kolam yang lumayan alami.

Kertalangu KiyaKertalangu Aya

Kertalangu Membuat LilinSetelah itu kami melanjutkan jalan-jalan di sekitar area yang ternyata mempunyai area yang luas sekali untuk melakukan berbagai kegiatan. Ada banyak sekali kegiatan yang mereka lakukan di desa budaya ini. Ada stand untuk membuat keramik, mulai dari membuat sampai membakar, atau stand untuk membuat lilin, wangi-wangian, pemahatan paras dan lain-lain. Kami melihat-lihat para pekerja membuat keramik dan membeli beberapa keramik yang sudah selesai dibakar. Kami juga mengunjungi stand lilin dan membeli beberapa lilin dan wewangian. Aya dan Kiya mendapat kesempatan untuk membuat lilin-lilin kecil berbentuk bunga kamboja, dan sekaligus membawa beberapa lilin yang mereka buat sendiri. Walaupun tanpa persiapan, ternyata banyak juga yang bisa dinikmati di Desa Budaya Kertalangu ini.

Travelling Bali Part 1 Direction: Untuk mencapai Desa Budaya Kertalangu, Denpasar, dari arah Bandara ke sanur, anda perlu melalui Jalan Bypass I Gusti Ngurah Rai. Setelah ‘melewati’ jalur pertigaan ByPass Ida Bagus Mantra yang menuju arah Klungkung, anda perlu berbelok ke kanan. Pintu masuk Desa Budaya Kertalangu ada tepat di depan tempat putar balik tersebut. Letak absolut Desa Budaya Kertalangu dapat dilihat dengan membuka peta Pulau Bali melalui thumbnail peta di samping. Letak daerah tersebut tersebut ditandai dengan angka nomor [10].





Konser Biola Aya dan Kiya

9 12 2008

Tanggal 8 November 2008, hari Sabtu, adalah hari pentas konser biola Aya dan Kiya. Hari yang dinanti-nanti untuk bisa melihat kemampuan mereka dalam memainkan biola. Sayang sungguh sayang, saya sendiri tidak bisa menghadiri konser tersebut karena saya menghadiri rapat evaluasi beberapa pekerjaan yang sedang dikerjakan kantor saya dan itu dilaksanakan di kota Bandung, Jawa Barat.

Tetapi saya sudah mesan ke mama-nya anak-anak untuk merekam pentas mereka di video dan kamera, jadi saya masih bisa juga untuk melihat aksi mereka di panggung konser. Tetapi ternyata, karena keadaan yang rame sekali, videonya tidak terekam dengan baik, khususnya pada saat Aya pentas, kemudian kameranya, banyak pengambilan gambar yang hasilnya banyak gelapnya kekurangan sinar. Tetapi secara keseluruhan, dari video dan foto-foto yang masih bisa dilihat, saya bisa mengetahui bahwa Aya dan Kiya menikmati konser mereka tersebut dan bersemangat dalam mengikuti keseluruhan acara.

Berikut ini beberapa foto yang masih layak untuk dilihat:

Biola KiyaBiola Kiya In ActionBiola Aya And FriendsBiola Kiya And FriendsBiola Kiya And Friends 1